Read Anywhere and on Any Device!

Special Offer | $0.00

Join Today And Start a 30-Day Free Trial and Get Exclusive Member Benefits to Access Millions Books for Free!

Read Anywhere and on Any Device!

  • Download on iOS
  • Download on Android
  • Download on iOS

Kacang Tidak Lupa Kulitnya

Minako Sakai
4.9/5 (11078 ratings)
Description:Buku ini merupakan studi etnografis mengenai masyarakat Gumay Sumatera Selatan di Indonesia. Buku ini menelaah bagaimana orang Gumay mendefinisikan identitasnya dalam konteks perubahan sosial dan politik dan tentang proses kontestasi dan negosiasi identitas Gumay. Kajian antropologi ini berdasar dari riset lapangan selama dua tahundi tengah masyarakat. Gumay adalah salah satu dari sejumlah kelompok etnik berbahasa Melayu yang tinggal di dataran tinggi Sumatera Selatan yang tradisinya relatif masih tidak diketahui bukan saja oleh para peneliti melainkan juga orang Indonesia umumnya. Kelompok etnik seperti Kikim, Basemah, Semendo dan Lintang adalah penghuni dataran tinggi berbahasa Melayu ini. Cara produksi utama mereka adalah bercocok tanam, khususnya kopi dan karet. Islam adalah agama yang mengatur adat siklus kehidupan mereka, namun sejumlah ritual atau sedekah memperingati leluhur masih juga dipraktikkan. Buku ini bertujuan untuk menelaah pentingnya keberlangsungan ritual asal-usul Gumay dalam konteks perubahan sosial yang cepat. Generasi muda orang Gumay berkeinginan untuk menjadi warga negara kelas menengah dan menetap di perkotaan. Kekuatan praktik ritual asal-usul Gumay terletak pada kenyataan bahwa generasi yang lebih muda masih mengaitkan kesuksesan dan kesulitan mereka di perkotaan dengan leluhur mereka. Untuk memperoleh rezeki atau saat mengalami kesulitan di kota atau lokasi merantau, generasi baru Gumay kembali ke tempat asal untuk melaksanakan kewajiban sedekah sebagai bukti mengingat asal mereka. Lingkungan sosial yang berubah dengan cepat di dataran tinggi Sumatera Selatan berkontribusi pada praktik dan kesinambungan ritual asal-usul Gumay dan menjadikan orang Gumay tetap menjaga identitas mereka yang khas.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Kacang Tidak Lupa Kulitnya. To get started finding Kacang Tidak Lupa Kulitnya, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
426
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Release
ISBN
AuUlPmRrUJUC

Kacang Tidak Lupa Kulitnya

Minako Sakai
4.4/5 (1290744 ratings)
Description: Buku ini merupakan studi etnografis mengenai masyarakat Gumay Sumatera Selatan di Indonesia. Buku ini menelaah bagaimana orang Gumay mendefinisikan identitasnya dalam konteks perubahan sosial dan politik dan tentang proses kontestasi dan negosiasi identitas Gumay. Kajian antropologi ini berdasar dari riset lapangan selama dua tahundi tengah masyarakat. Gumay adalah salah satu dari sejumlah kelompok etnik berbahasa Melayu yang tinggal di dataran tinggi Sumatera Selatan yang tradisinya relatif masih tidak diketahui bukan saja oleh para peneliti melainkan juga orang Indonesia umumnya. Kelompok etnik seperti Kikim, Basemah, Semendo dan Lintang adalah penghuni dataran tinggi berbahasa Melayu ini. Cara produksi utama mereka adalah bercocok tanam, khususnya kopi dan karet. Islam adalah agama yang mengatur adat siklus kehidupan mereka, namun sejumlah ritual atau sedekah memperingati leluhur masih juga dipraktikkan. Buku ini bertujuan untuk menelaah pentingnya keberlangsungan ritual asal-usul Gumay dalam konteks perubahan sosial yang cepat. Generasi muda orang Gumay berkeinginan untuk menjadi warga negara kelas menengah dan menetap di perkotaan. Kekuatan praktik ritual asal-usul Gumay terletak pada kenyataan bahwa generasi yang lebih muda masih mengaitkan kesuksesan dan kesulitan mereka di perkotaan dengan leluhur mereka. Untuk memperoleh rezeki atau saat mengalami kesulitan di kota atau lokasi merantau, generasi baru Gumay kembali ke tempat asal untuk melaksanakan kewajiban sedekah sebagai bukti mengingat asal mereka. Lingkungan sosial yang berubah dengan cepat di dataran tinggi Sumatera Selatan berkontribusi pada praktik dan kesinambungan ritual asal-usul Gumay dan menjadikan orang Gumay tetap menjaga identitas mereka yang khas.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Kacang Tidak Lupa Kulitnya. To get started finding Kacang Tidak Lupa Kulitnya, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
426
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Release
ISBN
AuUlPmRrUJUC
loader