Description:“Aku dah penat menangis, tapi tak ada apa pun yang berubah.” *** Sejak kecil, banyak kekecewaan yang dirasai kita simpan dan pendamkan saja. Biar makin sukar, kita tetap berjalan walau dalam kesakitan. Kerana ujian itu lumrah, bukan? Kita ingin terus kuat dan percaya kepada susunan takdir-Nya. Namun saban hari, cabaran hidup dirasakan semakin sukar. Hati kita semakin lemah. Ya, kita percaya kepada Allah, tetapi kita seperti sudah tidak percaya kepada diri sendiri. Sedikit demi sedikit, rasa sayang kepada diri terhakis. Kita lebih banyak mengabaikan apa yang kita rasa, dan melalui hari-hari kita sebagai manusia yang tidak ada cerita. Mungkin sebenarnya, sudah sampai waktu untuk kita kembali memberi perhatian kepada diri dan setiap perasaan yang dialami, serta memenuhi keperluan kasih sayang untuk diri sendiri. Melalui buku ini, Muzuza mengajak kita menikmati pengembaraan untuk kembali mencintai diri, dengan memahami ketinggian kasih Allah SWT kepada diri kita. Penulis berkongsi tentang cara memandang diri dengan penuh cinta dan rahmah — yang selayaknya kita terima.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Rahmah: Bagaimana Menerima Ketidaksempurnaan Diri dengan Merasai Keluasan Kasih Sayang Tuhan. To get started finding Rahmah: Bagaimana Menerima Ketidaksempurnaan Diri dengan Merasai Keluasan Kasih Sayang Tuhan, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed. Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
528
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
Iman Publication Sdn. Bhd.
Release
2024
ISBN
629766532X
Rahmah: Bagaimana Menerima Ketidaksempurnaan Diri dengan Merasai Keluasan Kasih Sayang Tuhan
Description: “Aku dah penat menangis, tapi tak ada apa pun yang berubah.” *** Sejak kecil, banyak kekecewaan yang dirasai kita simpan dan pendamkan saja. Biar makin sukar, kita tetap berjalan walau dalam kesakitan. Kerana ujian itu lumrah, bukan? Kita ingin terus kuat dan percaya kepada susunan takdir-Nya. Namun saban hari, cabaran hidup dirasakan semakin sukar. Hati kita semakin lemah. Ya, kita percaya kepada Allah, tetapi kita seperti sudah tidak percaya kepada diri sendiri. Sedikit demi sedikit, rasa sayang kepada diri terhakis. Kita lebih banyak mengabaikan apa yang kita rasa, dan melalui hari-hari kita sebagai manusia yang tidak ada cerita. Mungkin sebenarnya, sudah sampai waktu untuk kita kembali memberi perhatian kepada diri dan setiap perasaan yang dialami, serta memenuhi keperluan kasih sayang untuk diri sendiri. Melalui buku ini, Muzuza mengajak kita menikmati pengembaraan untuk kembali mencintai diri, dengan memahami ketinggian kasih Allah SWT kepada diri kita. Penulis berkongsi tentang cara memandang diri dengan penuh cinta dan rahmah — yang selayaknya kita terima.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Rahmah: Bagaimana Menerima Ketidaksempurnaan Diri dengan Merasai Keluasan Kasih Sayang Tuhan. To get started finding Rahmah: Bagaimana Menerima Ketidaksempurnaan Diri dengan Merasai Keluasan Kasih Sayang Tuhan, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed. Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.